Research Repository

KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA ETNIS TIONGHOA DENGAN MASYARAKAT MELAYU DI PULAU BATAM

Show simple item record

dc.contributor.author BR BANGUN, FITRI NADILA
dc.date.accessioned 2022-05-28T08:13:34Z
dc.date.available 2022-05-28T08:13:34Z
dc.date.issued 2022-05-28
dc.identifier.uri http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/18008
dc.description.abstract Komunikasi Antar Budaya adalah proses pertukaran pikiran dan makna antara orang orang yang memiliki budaya berbeda (bisa beda ras, etnis maupun sosial ekonomi). Indoensia yang memiliki beragam suku, budaya dan etnis membuat suatu komunikasi atau proses penyampaian pesan terdapat perbedaan bahasa, nilai, norma maupun budaya yang membuat komunikasi tersebut memiliki hambatan untuk diterima satu sama lain. Salah satunya Komunikasi Etnis Tionghoa dengan masyarakat Melayu di Pulau Batam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi yang terjadi antara etnis Tionghoa dengan masyarakat Melayu di Pulau Batam. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif deskriptif dengan cara wawancara. Pulau Batam di huni pertama kali oleh orang melayu yang disebut dengan orang selat pada tahun 231 M. Kedatangan Etnis Tionghoa pertama kali di Pulau Batam, Konon disambut dengan tangan terbuka oleh masyarakat melayu. Mereka menganggap etnis Tionghoa sebagai tetangga, teman dan saudara dalam membangun Batam secara bersama, hingga saat ini Etnis Tionghoa dan masyarkat melayu Batam menjalin hubungan yang rukun dan damai, komunikasi antarbudaya Etnis Tionghoa dan masyarakat melayu di pulau Batam pun tidak terdapat hambatan melainkan berjalan dengan baik. en_US
dc.subject Komunikasi Antar budaya en_US
dc.subject Etnis Melayu en_US
dc.title KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA ETNIS TIONGHOA DENGAN MASYARAKAT MELAYU DI PULAU BATAM en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account