Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/15541
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorLubis, Muhammad Muflih-
dc.contributor.authorTengku, Erwinsyahbana-
dc.date.accessioned2021-10-05T04:55:33Z-
dc.date.available2021-10-05T04:55:33Z-
dc.date.issued2021-09-11-
dc.identifier.urihttp://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/15541-
dc.description.abstractPerkembangaan saat ini perceraian tidak hanya dilakukan oleh suami saja (cerai talak) tetapi juga seorang isteri (cerai gugat). Alasan seorang isteri yang mengajukan gugat cerai bukan mereka mampu dengan kehidupan mereka tanpa seorang suami tetapi seorang isteri tidak menerima hak nya secara penuh , mengalamai kekerasan oleh suaminya dan lain-lain. Dalam hal cerai gugat isteri tidak mendapatkan hak mut’ah seperti suami melakukan cerai talak. Tentunya disini tidak adanya perlindungan yang didapatkan oleh bekas isteri. Dalam keadaan ini adanya perbedaan putusan terhadap perkara cerai gugat yang mana ada hakim memberikan hak mut’ah kepada isteri dan ada juga tidak. Perlunya untuk menggali secara mendalam tentang permasalahan ini. Peneltian yang dilakukan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan dengan terhadap sikronisasi hukum dan perbandingan hukum. Sifat penelitian yang dipakai adalah penelitian deksriptif. Analisis data yang digunakan dalam mengelola dan menganalisis data yang diperoleh dalam penelitian adalah analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa saat ini masih belum adanya undangundang yang mengatur tentang Hak Mut’ah bagi bekas isteri yang mengajukan gugat cerai. Dengan lahirnya Peraturan Makamah Agung No 3 Tahun 2017 Tentang Pedoman Mengadili Perkara Perempuan Berhadapan Dengan Hukum, Hakim dapat memberikan perlidungan hukum Hak Mut’ah terhadap bekas isteri yang mengajukan gugat cerai dengan juga mempertimbangkan Pasal 41 huruf C Undang- Undang No 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.en_US
dc.publisherUMSUen_US
dc.subjectCerai Gugaten_US
dc.subjectPerlindungan Hukumen_US
dc.subjectHak Mut’ahen_US
dc.titlePerlindungan Hukum Hak Mut’ah Bekas Isteri Yang Mengajukan Cerai Gugaten_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Legal Studies

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
SKRIPSI MUHAMMAD MUFLIH LUBIS.pdf33.96 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.