Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi belanja online
terhadap impulsive buying mahasiswa Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan
dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya penggunaan aplikasi belanja online
yang memberikan berbagai kemudahan dalam melakukan transaksi, seperti
kemudahan akses, kelengkapan pilihan produk, promosi, diskon, tampilan produk
yang menarik, serta kemudahan sistem pembayaran. Berbagai kemudahan tersebut
dapat mendorong mahasiswa melakukan pembelian secara spontan dan tanpa
perencanaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan
asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif Program
Studi Pendidikan Akuntansi FKIP UMSU tahun akademik 2025/2026 yang
menggunakan aplikasi belanja online, dengan jumlah 89 mahasiswa. Teknik
pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, sehingga seluruh
anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan
menggunakan kuesioner dengan skala Likert 1–4. Teknik analisis data yang
digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas,
analisis regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa aplikasi belanja online berpengaruh positif dan signifikan
terhadap impulsive buying mahasiswa Pendidikan Akuntansi FKIP UMSU. Hal ini
dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 7,056 > t tabel sebesar 1,988 dan nilai
signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis penelitian diterima. Hasil
koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,364, yang berarti
bahwa aplikasi belanja online memberikan kontribusi sebesar 36,4% terhadap
impulsive buying, sedangkan sebesar 63,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang
tidak diteliti dalam penelitian ini. Dengan demikian, semakin tinggi penggunaan
dan kemudahan aplikasi belanja online, semakin tinggi pula kecenderungan
mahasiswa melakukan impulsive buying.