Abstract:
Pemahaman dan kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik dan benar
adalah salah satu fondasi utama dalam pendidikan agama islam, terutama untuk
para siswa pada tingkat sekolah dasar dan menengah, yang mana pembentukan
karakter Qur’ani harus di tempah sejak usia dini. Tetapi kenyataan yang terdapat di
lingkungan sekolah SMP Muhammadiyah -53 Sukarame menunjukkan bahwa
masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menguasai makhrajul huruf,
sifat huruf, dan hukum – hukum tajwid yang bisa mempengaruhi kualitas bacaan
mereka secara keseluruhan, padahal pada usia anak – anak tingkat Sekolah
Menengah Pertama (SMP) seharusnya sudah bisa menguasai bacaan Aqur’an
dengan lancar, baik dan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripisikan
proses pengembangan bacaan al quran di sekolah smp muhammadiyah 53
sukarame, mengetahui faktor pendukung dan penghambatnya serta Mengetahui
upaya guru dan pihak sekolah dalam mengoptimalkan praktik pembelajaran tahsin
Al-Qur’an di SMP Muhammadiyah 53 Sukarame.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
studi kasus. dengan menggunakan dua sumber data yaitu sumber data primer dan
sumber data sekunder. teknik pengumpulan data yang di gunakan yaitu observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Analisi data dilakukan dengan reduksi data,
penyajian data dan penarikan kesimpulan serta teknik keabsahan data dilakukan
dengan teknik trianggulasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran Tahsin di SMP
Muhammadiyah 53 Sukarame diawali dengan doa bersama dan penyesuaian
kemampuan membaca Al-Qur’an siswa. Faktor pendukungnya berupa ketersediaan
media dan sarana pembelajaran, sedangkan penghambatnya adalah keterbatasan
waktu serta rendahnya motivasi sebagian siswa. Untuk mengoptimalkan
pembelajaran, sekolah menyediakan buku panduan, Al-Qur’an, dan Iqra’, serta
melaksanakan kegiatan Morning Qur’an dan membaca Al-Qur’an 15 menit sebelum
pembelajaran dimulai.