DSpace Repository

PENGARUH KOMPETENSI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI LABORATORIUM DENGAN BEBAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA LABORATORIUM BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REGIONAL MEDAN

Show simple item record

dc.contributor.author SARTIKA PANJAITAN, ARRIE
dc.date.accessioned 2026-10-31T04:54:47Z
dc.date.available 2026-10-31T04:54:47Z
dc.date.issued 2026-08-01
dc.identifier.uri http://localhost:8080/handle/123456789/32609
dc.description.abstract Laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memiliki peran strategis dalam menjamin mutu, keamanan, dan khasiat obat serta keamanan pangan melalui kegiatan pengujian laboratorium. Peningkatan jumlah sampel dan parameter uji selama periode 2023–2025 menuntut tersedianya pegawai yang kompeten, didukung lingkungan kerja yang kondusif, serta pengelolaan beban kerja yang efektif agar kinerja tetap optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dengan beban kerja sebagai variabel moderasi pada Balai Besar POM di Medan, Banda Aceh, Padang, serta Balai POM di Bengkulu dan Batam. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 126 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja. Selain itu, beban kerja terbukti memoderasi iv secara negatif pengaruh kompetensi maupun lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,764 menunjukkan bahwa kompetensi, lingkungan kerja, beban kerja, dan efek moderasi mampu menjelaskan 76,4% variasi kinerja pegawai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja pegawai laboratorium BPOM tidak hanya ditentukan oleh kompetensi dan lingkungan kerja, tetapi juga oleh pengelolaan beban kerja yang proporsional. Temuan ini menunjukkan bahwa beban kerja yang tinggi tidak hanya menurunkan kinerja secara langsung, tetapi juga memperlemah pengaruh kompetensi dan lingkungan kerja terhadap kinerja. Hasil penelitian memberikan kontribusi empiris bagi pengelolaan sumber daya manusia laboratorium serta menjadi masukan dalam implementasi Rencana Strategis BPOM Tahun 2025–2029, khususnya pada aspek penguatan kompetensi, peningkatan lingkungan kerja, dan pengelolaan beban kerja. en_US
dc.subject kompetensi en_US
dc.subject lingkungan kerja en_US
dc.subject beban kerja en_US
dc.subject kinerja pegawai, en_US
dc.subject moderasi en_US
dc.subject PLS-SEM en_US
dc.title PENGARUH KOMPETENSI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI LABORATORIUM DENGAN BEBAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA LABORATORIUM BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REGIONAL MEDAN en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account