Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi interpersonal orang tua
dalam membentuk pemahaman dan kesadaran anak terhadap pendidikan, terutama
dalam keluarga dengan latar belakang ekonomi dan pendidikan orang tua yang
beragam. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pola komunikasi orang tua
model Herbert Blumer dalam meningkatkan kesadaran pendidikan bagi anak di
Sidikalang, khususnya di Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten
Dairi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan
data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan
penelitian terdiri dari orang tua dan anak yang berdomisili di Desa Parbuluan VI
Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi. Analisis data meliputi pengumpulan data,
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pola komunikasi orang tua berlangsung melalui proses
makna, interaksi, dan interpretasi. Orang tua dan anak memaknai pendidikan
sebagai hal penting bagi masa depan, memperoleh pekerjaan yang lebih baik, dan
meningkatkan kehidupan. Interaksi mengenai pendidikan dilakukan melalui
nasihat, motivasi, pembahasan prestasi belajar, pengalaman hidup, serta teladan
orang tua dalam kehidupan sehari-hari. Anak tidak hanya menerima pesan secara
pasif, tetapi menafsirkan pesan orang tua berdasarkan pengalaman, kepribadian,
dan kondisi masing-masing. Penelitian menyimpulkan bahwa pola komunikasi
interpersonal orang tua model Herbert Blumer dapat membangun kesadaran
pendidikan anak melalui komunikasi yang berkelanjutan, dialogis, dan suportif,
meskipun pemaknaan terhadap pendidikan pada setiap anak dapat berbeda sesuai
dengan pengalaman dan kondisi yang dihadapi.