DSpace Repository

ANALISIS HUKUM PERDATA TERHADAP PRAKTIK SNEAK INTO BASKET SEBAGAI BENTUK DARK PATTERN DALAM E-COMMERCE

Show simple item record

dc.contributor.author Nattaya, Naziffah
dc.date.accessioned 2026-10-30T08:06:07Z
dc.date.available 2026-10-30T08:06:07Z
dc.date.issued 2026-09-15
dc.identifier.uri http://localhost:8080/handle/123456789/32587
dc.description.abstract Penelitian ini menganalisis praktik sneak into basket sebagai bentuk dark pattern dalam transaksi e-commerce ditinjau dari perspektif hukum perdata. Praktik tersebut terjadi ketika barang atau layanan tambahan dimasukkan ke keranjang konsumen tanpa persetujuan yang jelas, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan kehendak para pihak. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik tersebut berpotensi melanggar prinsip kesepakatan, itikad baik, serta perlindungan konsumen dalam hubungan kontraktual. Metode penelitian hukum merupakan landasan penting dalam mengkaji permasalahan hukum secara sistematis dan ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode hukum untuk merumuskan permasalahan, membangun landasan teoritis, menganalisis data, serta menghasilkan kajian yang objektif, valid, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis. Penelitian ini menganalisis praktik sneak into basket sebagai bentuk dark pattern dalam transaksi e-commerce berdasarkan perspektif hukum perdata. Permasalahan penelitian difokuskan pada pemenuhan unsur kesepakatan dalam Pasal 1320 KUHPerdata, konstruksi praktik tersebut sebagai Perbuatan Melawan Hukum berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata, serta perlindungan hukum bagi konsumen dan akibat hukumnya bagi pelaku usaha. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan produk atau layanan secara otomatis tanpa persetujuan aktif konsumen dapat menimbulkan persoalan terhadap asas konsensualisme dan berpotensi mengandung cacat kehendak. Praktik tersebut juga dapat memenuhi unsur Perbuatan Melawan Hukum apabila terbukti terdapat perbuatan melawan hukum, kesalahan, kerugian, dan hubungan kausal. Perlindungan hukum meliputi upaya preventif dan represif, termasuk transparansi transaksi, pengembalian dana, dan ganti kerugian. en_US
dc.publisher UMSU en_US
dc.subject Sneak Into Basket en_US
dc.subject Dark Pattern en_US
dc.subject Perlindungan Konsumen en_US
dc.title ANALISIS HUKUM PERDATA TERHADAP PRAKTIK SNEAK INTO BASKET SEBAGAI BENTUK DARK PATTERN DALAM E-COMMERCE en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account