Abstract:
Perkembangan teknologi digital yang pesat telah memicu fenomena
kecanduan game online pada remaja, yang berpotensi menurunkan kualitas akhlak
dan prestasi akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi
Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan akhlakul karimah,
mengatasi kecanduan game online, serta mendeskripsikan dampak positif dari
strategi tersebut pada siswa di SMA Muhammadiyah 01 Medan. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data
dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur dengan
guru PAI, kepala sekolah, wali kelas, dan siswa, serta studi dokumentasi. Analisis
data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, dan keabsahan data diuji
melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa strategi guru PAI dalam meningkatkan akhlakul karimah dilakukan melalui
perencanaan terstruktur, pendekatan personal dan bimbingan individual,
pembiasaan kegiatan keagamaan (shalat berjamaah dan tadarus Al-Qur'an),
keteladanan guru, penguatan nilai akhlak dalam pembelajaran, serta program
ekstrakurikuler keagamaan. Sementara itu, strategi untuk mengatasi kecanduan
game online meliputi identifikasi dini siswa bermasalah, konseling personal,
kolaborasi intensif dengan orang tua dan wali kelas, penerapan manajemen diri
(self-management), pemberian pemahaman tentang bahaya kecanduan, dan
penyediaan kegiatan alternatif yang positif. Dampak positif yang teridentifikasi
antara lain peningkatan kesadaran spiritual dan ibadah, peningkatan kedisiplinan
dan tanggung jawab, perbaikan perilaku dan sikap sosial, pengurangan durasi
bermain game, peningkatan prestasi akademik, serta membaiknya hubungan siswa
dengan orang tua dan guru. Keberhasilan strategi ini didukung oleh kesadaran
siswa, dukungan sekolah, dan kerjasama orang tua, meskipun masih terdapat
kendala seperti keterbatasan waktu bimbingan dan pengaruh lingkungan pergaulan.