Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa yang mengalami insecure
akibat penggunaan media sosial, seperti kurang percaya diri, sering
membandingkan diri dengan orang lain, merasa tidak aman terhadap penampilan
maupun kemampuan diri, serta khawatir terhadap penilaian orang lain. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap
penurunan tingkat insecure akibat media sosial pada siswa kelas X SMK Tritech
Informatika Medan Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian
berjumlah 12 siswa. Instrumen yang digunakan berupa angket untuk mengukur
tingkat insecure akibat media sosial. Data dianalisis menggunakan uji korelasi
Pearson Product Moment dan uji Paired Sample t-Test. Hasil uji korelasi diperoleh
nilai r hitung sebesar 0,200, sedangkan r tabel sebesar 0,576 pada taraf signifikansi
5% dengan N = 12. Dengan demikian, r hitung < r tabel (0,200 < 0,576).
Selanjutnya, hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat insecure
setelah diberikan layanan bimbingan kelompok. Nilai rata-rata pretest sebesar
77,00 menurun menjadi 56,00 pada posttest, dengan penurunan rata-rata sebesar
21,00 poin. Hasil uji Paired Sample t-Test diperoleh nilai t sebesar 15,139 dengan
nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, Ha diterima dan H₀ ditolak, yang
berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat insecure sebelum dan
sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok. Berdasarkan hasil penelitian
tersebut, dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok berpengaruh
signifikan terhadap penurunan tingkat insecure akibat media sosial pada siswa kelas
X SMK Tritech Informatika Medan Tahun Ajaran 2025/2026.