DSpace Repository

KARAKTERISTIK BENTUK PATAH MATERIAL KOMPOSIT RESIN POLYESTER BERPENGUAT SERAT TEBU

Show simple item record

dc.contributor.author WIBOWO, FERNANDO
dc.date.accessioned 2026-10-30T02:28:32Z
dc.date.available 2026-10-30T02:28:32Z
dc.date.issued 2026-08-18
dc.identifier.uri http://localhost:8080/handle/123456789/32532
dc.description.abstract Material komposit berbasis serat alam merupakan salah satu alternatif material teknik yang memiliki keunggulan berupa ringan, ramah lingkungan, mudah diperoleh, dan relatif ekonomis. Serat ampas tebu merupakan limbah pertanian yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan penguat komposit karena ketersediaannya yang melimpah dan kandungan selulosa yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik bentuk patahan serta menganalisis pengaruh variasi waktu perendaman serat ampas tebu dalam larutan alkali NaOH terhadap kemampuan menyerap energi impak pada material komposit resin polyester. Tinjauan pustaka dalam penelitian ini meliputi karakteristik serat ampas tebu, material komposit, resin polyester, perlakuan alkali NaOH, dan pengujian impak. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan serat ampas tebu sebagai penguat dan resin polyester sebagai matriks. Serat diberi perlakuan alkali menggunakan larutan NaOH 5% dengan variasi waktu perendaman 1, 3, 5, 7, dan 9 jam, serta dibandingkan dengan spesimen tanpa perlakuan. Spesimen dibuat sesuai standar ASTM E23 dengan ukuran 55 mm × 10 mm × 10 mm dan takikan 2 mm, kemudian dilakukan pengujian impak menggunakan metode Charpy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai energi impak tanpa perlakuan sebesar 3,470 Joule, sedangkan pada perendaman 1, 3, 5, 7, dan 9 jam berturut-turut sebesar 3,816 Joule, 4,687 Joule, 5,937 Joule, 11,005 Joule, dan 7,225 Joule. Nilai energi impak tertinggi diperoleh pada waktu perendaman 7 jam sebesar 11,005 Joule. Pengamatan bentuk patahan menunjukkan adanya karakteristik patahan getas dan ulet, dengan permukaan patahan yang lebih kasar pada spesimen dengan kemampuan penyerapan energi yang lebih tinggi. Perendaman NaOH yang terlalu lama cenderung menyebabkan penurunan kemampuan serat dalam menahan beban akibat kemungkinan terjadinya kerusakan struktur serat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan alkali NaOH 5% berpengaruh terhadap nilai energi impak dan karakteristik bentuk patahan komposit resin polyester berpenguat serat ampas tebu, dengan kondisi terbaik berdasarkan hasil pengujian diperoleh pada waktu perendaman 7 jam. en_US
dc.publisher umsu en_US
dc.subject Komposit en_US
dc.subject serat ampas tebu en_US
dc.title KARAKTERISTIK BENTUK PATAH MATERIAL KOMPOSIT RESIN POLYESTER BERPENGUAT SERAT TEBU en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account