Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangni oleh bagaimana kontribusi 7 kebiasaan anak
Indonesia dalam perspektif bimbingan dan konseling untuk meningkatkan
regulasi diri siswa smk negeri 1 percut sei tuan khususnya pada siswa jurusan
Teknik mesin (TPM) di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. Kebaruan penelitian ini
terletak pada fokus intervensi spesifik bagi siswa yang memiliki tingkat regulasi
diri yang rendah. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang meninjau
kedisiplinan serta tanggung jawab siswa secara umum, studi ini
mengintegrasikan Teknik layanan klaksikal sebagai upaya perbaikan diri siswa
dalam menentukan pilihan hidupnya dimasa depan. Metode yang digunakan
adalah one group pretest-posttest design terhadap 75 siswa yang dipilih melalui
Teknik pengumpulan data. Instrument penelitian berupa skala 7 kebiasaan baik
anak Indonesia dalam perspektif bk serta regulasi diri yang telah diuji
validitasnya dan reliabilitasnya. Temuan terbaru menunjukkan bahwa penerapan
7 kebiasaan baik anak Indonesia melalui layanan bimbingan klaksikal secara
signifikan efektif meningkatkan regulasi diri siswa. Berdasarkan uji paired
sampel T-test, diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,672 dengnan nilai
signifikansi 0,000 (< 0,05) atau 0,227, yang berarti terdapat perbedaan nyata
antara sesudah dan sebelum intervensi. Data menunjukkan peningkatan skor ratarata dari kategori rendah (skor 102) pada pretest menjadi kategori sedang (skor
114) pada posttest. Hasilnya membuktikan bahwa 7 kebiasaan baik anak
Indonesia dalam perspektif bimbingan dan konseling efektif membantu
meningkatkan regulasi diri siswa SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan khususnya pada
siswa jurusan Teknik mesin (tpm).