Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknik editing dan visualisasi
konten video pendek pada akun TikTok resmi Restoran Bambu Ungu Medan
(@bambu_unguresto) serta implikasinya dalam membentuk daya tarik promosi
digital. Di tengah ketatnya persaingan industri kuliner di Kota Medan, penggunaan
media sosial berbasis video menjadi strategi krusial untuk menarik perhatian
konsumen, khususnya Generasi Z dan milenial. Penelitian ini berfokus pada
bagaimana pengemasan pesan audio-visual mampu menciptakan interaksi dan
pendorong minat berkunjung. Metode penelitian yang digunakan adalah
pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Analisis Isi (Content Analysis)
Kualitatif. Data diperoleh melalui observasi dan pembedahan adegan demi adegan
(frame-by-frame analysis) pada sampel unggahan video promosi, wawancara semi
terstruktur bersama tim pengelola media sosial/editor video Restoran Bambu Ungu,
serta studi dokumentasi literatur. Analisis dilakukan dengan menguji elemen teknis
editing (cutting, pacing, audio matching) dan sinematografi (framing, pencahayaan,
pergerakan kamera). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Restoran Bambu Ungu
mengaplikasikan teknik editing berkarakteristik ultra-fast pacing dengan durasi
perpindahan klip antara 0,5 hingga 1,3 detik serta penggunaan jump cut dan match
cut yang terikat presisi pada ketukan musik latar (cutting to the beat). Dari sisi
visualisasi, penggunaan variasi sudut pandang (medium shot, wide shot, high
angle), pencahayaan hangat (warm lighting), serta pergerakan kamera dinamis
(tracking shot) berhasil mengeksplorasi kelezatan hidangan dan kenyamanan
atmosfer restoran. Secara komprehensif, kombinasi teknik ini terbukti efektif
membangkitkan tiga dimensi daya tarik promosi: daya tarik visual (stopping power
dalam 3 detik pertama), daya tarik emosional (membangkitkan selera makan dan
kehangatan kebersamaan keluarga), serta daya tarik rasional (menyampaikan
kejelasan fasilitas seperti area bermain anak, live music, dan kebersihan dapur.