Abstract:
Proses fermentasi tempe pada umumnya masih dilakukan secara manual
dengan mengandalkan pengalaman dalam menentukan kondisi dan waktu
kematangan tempe. Kondisi tersebut menyebabkan proses pemantauan suhu,
kelembapan, dan waktu fermentasi kurang optimal serta berpotensi menimbulkan
ketidaktepatan dalam menentukan waktu panen. Penelitian ini bertujuan untuk
merancang dan mengimplementasikan sistem Internet of Things (IoT) untuk
monitoring waktu dan status proses fermentasi tempe berbasis website
menggunakan algoritma Logika Fuzzy Mamdani. Sistem menggunakan ESP32
sebagai mikrokontroler utama, sensor DHT22 untuk mengukur suhu dan
kelembapan, serta RTC DS3231 untuk mencatat waktu fermentasi. Data yang
diperoleh diproses menggunakan algoritma Fuzzy Mamdani dengan parameter
suhu, kelembapan, dan waktu fermentasi untuk menentukan status fermentasi
berupa Belum Matang, Siap Panen, atau Over Fermentasi. Metode penelitian yang
digunakan adalah Research and Development (R&D), yang meliputi tahapan
identifikasi masalah, pengumpulan data, perancangan sistem, pembuatan sistem,
pengujian, evaluasi, dan perbaikan. Data hasil monitoring dikirimkan melalui
jaringan Wi-Fi dan ditampilkan secara real-time pada website serta LCD, kemudian
disimpan sebagai riwayat monitoring. Penerapan sistem ini diharapkan dapat
membantu pengguna melakukan pemantauan kondisi fermentasi secara lebih
efektif, informatif, dan objektif serta membantu menentukan status fermentasi
berdasarkan kombinasi parameter suhu, kelembapan, dan waktu.