Abstract:
Perpustakaan merupakan salah satu sarana pendukung utama dalam
kegiatan akademik yang berfungsi sebagai pusat sumber informasi, pembelajaran
mandiri, serta pengembangan literasi bagi sivitas akademika perpustakaan dituntut
untuk menyediakan suasana yang tenang, nyaman, dan kondusif umumnya,
pengendalian kebisingan di perpustakaan masih dilakukan secara manual.
Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) membuka peluang untuk
mengatasi permasalahan tersebut. IoT memungkinkan integrasi antara sensor,
mikrokontroler, dan jaringan internet sehingga data dapat dikumpulkan, diproses,
dan dipantau secara real time. Metode yg digunakan berupa engineering research
(penelitian rekayasa) berfokus pada proses perancangan, pembangunan, dan
pengujian suatu sistem atau prototipe untuk menyelesaikan permasalahan tertentu
secara teknis penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan utama, yaitu
identifikasi permasalahan, perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan
perangkat lunak, pengujian sistem, serta analisis hasil pengujian. Tahap ini
melibatkan proses perakitan komponen seperti sensor suara KY-037,
mikrokontroler ESP32, LED, serta konfigurasi koneksi jaringan internet.
Implementasi perangkat lunak dilakukan dengan mengunggah program ke ESP32
dan menghubungkannya dengan platform monitoring IoT. Tahap penyajian data
yang diperoleh dari proses pengujian yang telah dilakukan terhadap sistem
monitoring kebisingan berbasis Internet of Things (IoT). Pengujian dilakukan
untuk mengetahui kinerja sistem dalam mendeteksi tingkat kebisingan, mengolah
data sensor, serta memberikan respon terhadap kondisi lingkungan secara real
time. Nilai yang dihasilkan oleh sensor berupa data analog yang kemudian
dikonversi oleh ESP32 menjadi nilai digital. Hasil pengujian menunjukkan bahwa
sistem
dapat
membaca tingkat kebisingan pada beberapa area
perpustakaan. Sistem juga mampu memberikan respon otomatis berupa indikator
LED dan lampu peringatan ketika tingkat kebisingan melebihi batas normal.