Abstract:
Pendidikan adalah hak setiap warga negara. Di desa pangkalan sulampi, akses
pendidikan masih terkendala faktor ekonomi dan fasilitas. Sekolah Rakyat hadir
sebagai alternatif pendidikan inklusif, sehingga persepsi masyarakat menjadi
penting dalam mendukung keberhasilan program ini. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui persepsi masyarakat Kabupaten Aceh Singkil terhadap Sekolah
Rakyat sebagai wujud pendidikan inklusif di Desa Pangkalan Sulampi. Penelitian
ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan
penelitian berjumlah 10 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive
sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi,
dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan
Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki persepsi
yang positif terhadap keberadaan Sekolah Rakyat. Sebagian besar informan
memahami bahwa Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah yang
memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Masyarakat juga menilai program ini mampu memperluas akses pendidikan,
mengurangi beban ekonomi keluarga, serta memberikan kesempatan belajar yang
setara. Seluruh informan mendukung keberadaan Sekolah Rakyat dan bersedia
merekomendasikannya kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan.
Meskipun demikian, masyarakat masih mengharapkan peningkatan sarana dan
prasarana serta pemerataan pelaksanaan program agar manfaatnya dapat dirasakan
secara lebih optimal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa
Sekolah Rakyat telah diterima dengan baik oleh masyarakat sebagai salah satu
wujud pendidikan inklusif yang memberikan kesempatan belajar yang sama bagi
anak-anak dari keluarga kurang mampu di Desa Pangkalan Sulampi.