DSpace Repository

ANALISIS FORENSIK DIGITAL UNTUK VERIFIKASI KEASLIAN BUKTI TRANSAKSI PEMBAYARAN QRIS MENGGUNAKAN ALGORITMA HASH SHA-256 SEBAGAI UPAYA DETEKSI MANIPULASI DOKUMEN DIGITAL

Show simple item record

dc.contributor.author ADIBAH, SALSABILAH
dc.date.accessioned 2026-10-19T01:46:52Z
dc.date.available 2026-10-19T01:46:52Z
dc.date.issued 2026-09-14
dc.identifier.uri http://localhost:8080/handle/123456789/32323
dc.description.abstract Perkembangan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) memberikan kemudahan dalam transaksi non-tunai, namun juga menimbulkan potensi penyalahgunaan berupa manipulasi bukti transaksi digital. Manipulasi dapat terjadi pada elemen transaksi seperti nominal pembayaran, waktu transaksi, serta identitas pengirim dan penerima, yang sulit dideteksi secara visual. Di sisi lain, perubahan pada dokumen digital tidak selalu menunjukkan manipulasi karena dapat disebabkan oleh proses teknis seperti kompresi atau konversi format file. Permasalahan dalam penelitian ini meliputi bagaimana menganalisis elemen transaksi untuk mengidentifikasi perubahan, bagaimana perbedaan nilai hash SHA-256 antara file asli dan file yang telah dimanipulasi, serta bagaimana sistem menampilkan hasil verifikasi keaslian dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elemen transaksi, menerapkan algoritma SHA-256 dalam mendeteksi perubahan dokumen, menentukan keaslian bukti transaksi, serta mengimplementasikan sistem yang mampu menampilkan hasil verifikasi. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif yang didukung dengan analisis elemen transaksi, di mana dilakukan perhitungan nilai hash SHA-256 terhadap file referensi dan file uji, serta perbandingan elemen transaksi yang meliputi nominal, waktu, identitas pengirim, dan penerima melalui input manual. Tahapan penelitian meliputi identifikasi masalah, pengumpulan data melalui wawancara, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma SHA-256 mampu mendeteksi perubahan pada dokumen digital melalui perbedaan nilai hash, namun tidak dapat mengidentifikasi bagian yang berubah. Oleh karena itu, analisis elemen transaksi digunakan sebagai metode pendukung untuk mengidentifikasi bagian yang mengalami perubahan. Sistem yang dikembangkan mampu menampilkan hasil verifikasi berupa informasi keaslian dokumen, apakah termasuk asli, mengalami perubahan teknis, atau manipulasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kombinasi penggunaan algoritma SHA-256 dan analisis elemen transaksi dapat digunakan secara efektif dalam verifikasi keaslian bukti transaksi QRIS secara lebih akurat. en_US
dc.publisher UMSU en_US
dc.subject Forensik Digital en_US
dc.subject QRIS en_US
dc.subject SHA-256 en_US
dc.subject Hashing en_US
dc.subject Verifikasi Dokumen en_US
dc.subject Manipulasi Digital en_US
dc.title ANALISIS FORENSIK DIGITAL UNTUK VERIFIKASI KEASLIAN BUKTI TRANSAKSI PEMBAYARAN QRIS MENGGUNAKAN ALGORITMA HASH SHA-256 SEBAGAI UPAYA DETEKSI MANIPULASI DOKUMEN DIGITAL en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account