Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja dan kapasitas kerja mesin
terintegrasi pemipil dan penggiling jagung dalam satu sistem produksi. Mesin
terintegrasi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi proses
pengolahan jagung dengan menggabungkan proses pemipilan dan penggilingan
dalam satu unit mesin. Penggunaan mesin terintegrasi diharapkan dapat
mengurangi waktu proses, kebutuhan tenaga kerja, serta pemindahan bahan secara
manual dari mesin pemipil ke mesin penggiling. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode eksperimen melalui pengujian langsung terhadap mesin
terintegrasi menggunakan jagung kering sebagai bahan uji. Pengujian dilakukan
sebanyak dua kali dengan berat bahan masing-masing 1 kg. Parameter yang
diamati dalam penelitian meliputi waktu proses dan kapasitas produksi mesin.
Berdasarkan hasil pengujian, waktu yang dibutuhkan pada percobaan pertama
adalah 18 detik, sedangkan pada percobaan kedua adalah 20 detik. Dari kedua
hasil pengujian tersebut diperoleh waktu rata-rata sebesar 19 detik. Berdasarkan
waktu total pengujian sebesar 38 detik untuk mengolah 1 kg jagung, diperoleh
kapasitas mesin sebesar 0,0263 kg/detik. Jika dikonversikan, kapasitas tersebut
setara dengan 1,578 kg/menit atau 94,68 kg/jam dan pada standar nya
penggilingan dan pemipilan adalah 14% dan hasil reservasi adalah mengikuti sni
proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin terintegrasi mampu
melakukan proses pemipilan dan penggilingan jagung secara berurutan dalam satu
sistem produksi dengan waktu yang relatif singkat. Dengan kapasitas sebesar
94,68 kg/jam, mesin ini dapat digunakan sebagai alternatif teknologi pengolahan
jagung pakan, khususnya untuk mendukung kegiatan produksi pada skala usaha
kecil dan menengah. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi dasar untuk
pengembangan dan peningkatan kinerja mesin pada penelitian selanjutnya.