Abstract:
Mesin diesel merupakan salah satu jenis mesin pembakaran dalam yang banyak
digunakan pada kendaraan karena memiliki karakteristik torsi yang besar dan
efisiensi bahan bakar yang baik. Namun, karakteristik bahan bakar solar yang
memiliki viskositas relatif tinggi dapat memengaruhi proses pengaliran dan
penginjeksian bahan bakar, terutama pada kondisi temperatur rendah. Salah satu
upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kondisi bahan bakar
sebelum menuju sistem injeksi adalah dengan menggunakan fuel preheater.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat fuel preheater pada mesin
diesel Isuzu Panther dengan menggunakan elemen pemanas kawat nichrome dan
sistem kontrol temperatur berbasis W1209. Fuel preheater dirancang
menggunakan pipa sebagai media aliran bahan bakar dan elemen pemanas listrik
dengan sumber tegangan 12 V DC dan daya sekitar 100 W. Sistem kontrol W1209
digunakan untuk mengatur kerja pemanas berdasarkan temperatur yang telah
ditentukan dengan temperatur target sebesar 80°C. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode eksperimen, meliputi tahap perancangan, pembuatan,
pemasangan, dan pengujian sistem fuel preheater. Pengujian dilakukan dengan
mengamati perubahan temperatur terhadap waktu serta kerja sistem kontrol dalam
mempertahankan temperatur yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa fuel preheater yang dirancang dapat meningkatkan temperatur bahan bakar
dan sistem kontrol W1209 dapat digunakan untuk mengatur kerja elemen
pemanas secara otomatis berdasarkan temperatur yang terukur. Dengan demikian,
penggunaan fuel preheater diharapkan dapat membantu meningkatkan kondisi
bahan bakar sebelum masuk ke sistem injeksi sehingga proses pembakaran pada
mesin diesel dapat berlangsung lebih optimal.