DSpace Repository

ANALISIS KELAYAKAN TEKNIS HALTE BUS LISTRIK SIMPANG WAHID HASYIM 2 TERHADAP KONDISI LALU LINTAS DI JALAN JAMIN GINTING KOTA MEDAN

Show simple item record

dc.contributor.author JUWANDA, DITO
dc.date.accessioned 2026-10-07T04:04:45Z
dc.date.available 2026-10-07T04:04:45Z
dc.date.issued 2026-09-04
dc.identifier.uri http://localhost:8080/handle/123456789/32117
dc.description.abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lalu lintas di sekitar halte bus listrik, menganalisis pengaruh aktivitas pemberhentian bus listrik Simpang Wahid hasyim 2 terhadap kelancaran arus lalu lintas, serta menilai kesesuaian teknis lokasi halte bus listrik di Jalan Jamin Ginting Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan survei langsung di lapangan. Data yang dikumpulkan meliputi volume lalu lintas, kondisi geometrik jalan, hambatan samping, jarak halte terhadap simpang, kondisi trotoar, ruang berhenti bus, serta aktivitas pemberhentian bus listrik. Analisis kinerja lalu lintas dilakukan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023, sedangkan kelayakan teknis lokasi halte dinilai berdasarkan enam indikator, yaitu geometrik jalan, derajat kejenuhan, hambatan samping, jarak terhadap simpang, trotoar, dan ruang berhenti bus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas maksimum sebesar 2.684 smp/jam, dengan kapasitas jalan sebesar 3.230 smp/jam dan derajat kejenuhan sebesar 0,83, sehingga kondisi lalu lintas di sekitar halte berada pada Tingkat Pelayanan D (LOS D). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa arus lalu lintas sudah cukup padat dan ruang gerak kendaraan mulai terbatas. Aktivitas pemberhentian bus listrik juga menyebabkan penurunan kapasitas efektif jalan. Berdasarkan hasil pengamatan, bus berhenti sekitar 9 bus/jam dengan rata-rata waktu berhenti (dwell time) 11 detik, sehingga derajat kejenuhan meningkat menjadi 0,835 ketika bus melakukan kegiatan menaikkan dan menurunkan penumpang. Hasil evaluasi kelayakan teknis menunjukkan bahwa dari 6 indikator yang dinilai, terdapat 2 indikator yang memenuhi dan 4 indikator yang tidak memenuhi. Indikator yang memenuhi adalah geometrik jalan, jarak terhadap simpang, sedangkan indikator derajat kejenuhan, hambatan samping, ruang berhenti bus dan trotoar belum memenuhi. Berdasarkan kriteria penilaian yang digunakan, lokasi halte bus Listrik Simpang Wahid hasyim 2 di Jalan Jamin Ginting Kota Medan dikategorikan tidak layak secara teknis pada kondisi eksisting. Oleh karena itu, diperlukan penataan fasilitas halte, pengendalian hambatan samping, perbaikan fasilitas pejalan kaki, serta pengaturan aktivitas naik dan turun penumpang untuk mengurangi gangguan terhadap kinerja lalu lintas. en_US
dc.publisher umsu en_US
dc.subject Kelayakan Teknis en_US
dc.subject Halte Bus Listrik en_US
dc.title ANALISIS KELAYAKAN TEKNIS HALTE BUS LISTRIK SIMPANG WAHID HASYIM 2 TERHADAP KONDISI LALU LINTAS DI JALAN JAMIN GINTING KOTA MEDAN en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account