Abstract:
Gempa Northridge tahun 1994 dan Kobe tahun 1995 menyebabkan kerusakan pada
sambungan balok–kolom struktur baja, khususnya pada sistem rangka pemikul
momen. Indonesia merupakan negara yang berada pada wilayah rawan gempa,
termasuk Kota Mataram yang memiliki potensi risiko gempa bumi sehingga
perencanaan struktur tahan gempa menjadi sangat penting. Oleh karena itu,
dikembangkan metode Reduced Beam Section (RBS) untuk meningkatkan
daktilitas dan disipasi energi dengan mengurangi penampang balok agar plastisitas
terjadi pada balok dan bukan pada sambungan balok–kolom. Reduced Beam
Section (RBS) memiliki beberapa jenis varian potongan, diantaranya radius cut dan
straight cut. Hasil perhitungan perilaku perpindahan, tegangan von Mises, regangan
plastis, dan disipasi energi untuk varian RBS tersebut akan dibandingkan antara
satu dan yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku tipe RBS
radius cut dan straight cut pada struktur Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus
(SRPMK) akibat pembebanan siklik. Profil yang digunakan adalah balok WF 400
× 200 × 8 × 13 dan kolom H-BEAM 458 × 417 × 30 × 50 dengan dimensi RBS
yang sama, yaitu a = 150 mm, b = 340 mm, dan c = 45 mm, sehingga perbedaan
hanya pada tipe potongan. Analisis dilakukan menggunakan metode Finite Element
Method (FEM) dengan bantuan perangkat lunak berbasis elemen hingga mikro
dengan mempertimbangkan material nonlinier. Pembebanan siklik diberikan dalam
bentuk displacement control pada ujung balok untuk memperoleh kurva histeresis
dan disipasi energi. Berdasarkan hasil analisis, RBS tipe straight cut menghasilkan
perpindahan maksimum sebesar 8,397 mm dan disipasi energi sebesar
71.408.266,60 N·mm, sedangkan RBS radius cut menghasilkan perpindahan
sebesar 8,459 mm dan disipasi energi sebesar 62.232.911,69 N·mm. Distribusi
regangan maksimum pada straight cut sebesar 15,18 dan radius cut sebesar 13,57,
sedangkan tegangan maksimum pada radius cut sebesar 230 MPa dan straight cut
sebesar 225 MPa. Hasil ini menunjukkan bahwa straight cut lebih unggul dalam
disipasi energi dan kontrol deformasi, sedangkan RBS tipe radius cut lebih baik
dalam hal kestabilan perilaku plastis struktur.