Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya media sosial yang telah mengubah
strategi komunikasi pemasaran, terutama melalui penggunaan influencer sebagai
penyebar promosi produk. Influencer di industri kecantikan memiliki dampak
signifikan pada persepsi merek dan keputusan pembelian, terutama di kalangan
mahasiswa yang aktif menggunakan media sosial. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengidentifikasi dan menganalisis sikap mahasiswa Universitas Sumatera
Utara terhadap iklan kosmetik “Tasya Farasya Approved” oleh influencer, dalam
keputusan pembelian mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis
dokumen. Narasumber penelitian adalah lima mahasiswa di Universitas Sumatera
Utara yang terpapar iklan produk “Tasya Farasya Approved”. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa mahasiswa menilai iklan influencer sangat positif. Penilaian
ini dipengaruhi oleh kredibilitas influencer, daya tarik pesan, kejelasan informasi,
dan kualitas isi pesan yang menarik dan mudah dipahami. Namun, mahasiswa tidak
mendapatkan semua informasi sekaligus, mereka mencari informasi tambahan dari
sumber lain sebelum memutuskan untuk membeli produk. Saat membuat keputusan
pembelian, mahasiswa mempertimbangkan beberapa faktor, termasuk kebutuhan,
warna kulit, harga, kualitas produk, dan ulasan produk. Dengan demikian, iklan
influencer “Tasya Farasya Approved” memainkan peran tertentu dalam menarik
perhatian dan membangkitkan minat mahasiswa, tetapi keputusan pembelian tetap
dipengaruhi oleh sikap positif konsumen.