Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Artificial Intelligence
(AI) terhadap kemampuan berpikir kritis dan analitis mahasiswa Program Studi
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN) Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program
Studi PKN dengan jumlah sampel sebanyak 23 responden yang dijadikan sebagai
partisipan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran
kuesioner yang terdiri dari 30 butir pernyataan yang diukur menggunakan skala
Likert. Variabel independen (X) dalam penelitian ini adalah penggunaan Artificial
Intelligence yang meliputi indikator aksesibilitas, intensitas penggunaan AI,
fungsi AI dalam pembelajaran, kualitas informasi yang diberikan AI, serta
pemanfaatan AI dalam proses pembelajaran. Sementara itu, variabel dependen (Y)
adalah kemampuan berpikir kritis dan analitis mahasiswa. Kemampuan berpikir
kritis diukur melalui indikator klarifikasi dasar, inferensi, evaluasi, pengambilan
keputusan, dan strategi metakognitif, sedangkan kemampuan berpikir analitis
diukur melalui indikator membedakan, mengorganisasikan, dan menghubungkan
informasi. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, dan
analisis regresi linear sederhana dengan menggunakan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Artificial Intelligence memiliki
pengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis dan analitis mahasiswa. Dengan
demikian, penggunaan AI dapat mendukung pengembangan kemampuan berpikir
mahasiswa dalam proses pembelajaran.