Research Repository

ANALISIS PENGARUH VOLUME DAN KECEPATAN KENDARAAN TERHADAP TINGKAT KEBISINGAN PADA SIMPANG TIGA RAYA MARENDAL SISINGAMANGARAJA KECAMATAN MEDAN AMPLAS (STUDI KASUS)

Show simple item record

dc.contributor.author ROYKHAN, SHANRIZKI
dc.date.accessioned 2026-05-25T03:59:02Z
dc.date.available 2026-05-25T03:59:02Z
dc.date.issued 2026-02-20
dc.identifier.uri http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31180
dc.description.abstract Penelitian ini bermula dari pengamatan volume lalu lintas pada Simpang Tiga Raya Marendal, Sisingamangaraja dimana di wilayah tersebut bertambah padat penduduk yang merupakan jalan akses antar wilayah yang dijadikan sebagai objek penelitian. Hal tersebut tentunya berpengaruh terhadap volume lalu lintas, kecepatan waktu tempuh kendaraan dan tingkat kebisingan yang terjadi. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis pengaruh volume lalu lintas dan kecepatan waktu tempuh kendaraan terhadap tingkat kebisingan kendaraan pada Simpang Tiga Raya Marendal, Sisingamangaraja membuat suatu model matematis yang menyatakan hubungan antara tingkat kebisingan dengan volume kendaraan, kecepatan kendaraan dan menganalisis rata-rata kebisingan kendaraan akibat pengaruh volume lalu lintas. Analisis data menggunakan metode manual dengan mencatat pengukuran setiap 15 menit dalam 2 jam, yaitu pagi, siang dan sore. Berdasarkan hasil analisis rata-rata maka tingkat tertinggi kebisingan kendaraan pada Jalan Marendal adalah sebesar 78 dB dengan jumlah sepeda motor yang melintas sebanyak 5280,75 Smp/Jam, untuk mobil penumpang sebanyak 7226 Smp/Jam, dan 417,3 Smp/jam untuk kendaraan sedang dan dengan kecepatan tempuh kendaraan 17.45 km/jam yang terjadi di sore hari pukul 16.30 – 18.30 Wib Umumnya pengaruh tersebut didominasi oleh Mobil Penumpang (MP) Dan Sepeda Motor (SM), sedangkan Kendaraan Sedang (KS) hanya memberikan pengaruh yang kecil, namun pengaruh tersebut dapat bertambah besar apabila volume lalu lintas bertambah padat di suatu jalan maka terjadi tingkat kebisingan yang melebihi ambang batas berkisar 80 dB diakibatkan karena bunyi klakson yang dibunyikan untuk saling mendahului, pada saat lampu lalu lintas tidak berfungsi, suara knalpot, gesekan ban dengan jalan beraspal pada saat pengereman dan lain sebagainya. Jadi, wilayah ini berada pada Zona D untuk lingkungan industri, pabrik, stasiun kereta api dan terminal bus. Tingkat kebisingan berkisar 60-70 dB. en_US
dc.publisher UMSU en_US
dc.subject Volume Lalu Lintas en_US
dc.subject Kebisingan Kendaraan en_US
dc.subject Persimpangan en_US
dc.title ANALISIS PENGARUH VOLUME DAN KECEPATAN KENDARAAN TERHADAP TINGKAT KEBISINGAN PADA SIMPANG TIGA RAYA MARENDAL SISINGAMANGARAJA KECAMATAN MEDAN AMPLAS (STUDI KASUS) en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account