Abstract:
Hambatan komunikasi membuat penyandang disabilitas tunarungu dan wicara
sangat rentan ketika menghadapi situasi darurat, di mana kemampuan untuk
menyampaikan tanda bahaya menjadi hal yang penting bagi keselamatan.
Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan perangkat keamanan portabel yang
memungkinkan pengguna mengirimkan sinyal darurat secara cepat dan mandiri
melalui sistem tuas tarik yang intuitif. Proses pengembangan dilakukan melalui
perancangan desain, pembuatan prototipe, dan pengujian fungsional dengan
pendekatan rekayasa terstruktur. Perangkat ini mengintegrasikan sistem pengiriman
lokasi secara real-time dan alarm suara untuk menarik perhatian di sekitar
pengguna. Analisis dilakukan terhadap kecepatan respons, ketepatan lokasi,
kestabilan sistem, dan kenyamanan pengguna. Hasil menunjukkan bahwa alat
bekerja secara efektif dengan waktu respon kurang dari sepuluh detik, akurasi
lokasi hingga lima meter, serta suara alarm yang terdengar jelas hingga radius 30
meter. Penelitian ini memperkuat keselamatan pribadi, mendorong inklusivitas, dan
berkontribusi pada kemajuan teknologi bantu bagi penyandang disabilitas.