| dc.description.abstract |
Perilaku agresif merupakan salah satu permasalahan perilaku yang sering
ditemukan di lingkungan sekolah dan dapat menghambat perkembangan
sosial serta akademik siswa. Perilaku agresif dapat dipahami sebagai
tindakan yang dilakukan secara sengaja untuk menyakiti, merugikan,
atau mengancam orang lain, baik secara fisik maupun verbal, sehingga
menciptakan suasana yang tidak kondusif di lingkungan sekolah. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengurangi perilaku agresif siswa SMKBM
Taman Siswa Medan Tahun Ajaran 2025/2026 melalui penerapan
layanan konseling individual dengan menggunakan pendekatan
behavioristik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif
kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 3 orang siswa. Instrumen
pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman observasi dan
wawancara yang disesuaikan dengan pelaksanaan layanan konseling
individual pendekatan behavioristik. Adapun teknik analisis data yang
digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan layanan
konseling individual dengan menggunakan pendekatan behavioristik
efektif dalam mengurangi perilaku agresif siswa SMKBM Taman Siswa
Medan, yang sebelumnya cenderung menunjukkan tindakan agresif baik
secara verbal maupun fisik di lingkungan sekolah, kini menjadi lebih
mampu mengendalikan diri dan berperilaku adaptif dalam interaksi
sosialnya |
en_US |