Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model tarikan perjalanan masyarakat
menuju kawasan perdagangan di Kota Tebing Tinggi, mengidentifikasi
karakteristik perjalanan pengunjung, serta menentukan faktor-faktor yang
memengaruhi keputusan masyarakat untuk berkunjung. Populasi penelitian
merupakan seluruh pengunjung yang memasuki kawasan perbelanjaan selama
periode observasi dengan total 25.091 orang. Penentuan sampel dilakukan
menggunakan rumus Slovin dengan tingkat akurasi 90%, sehingga diperoleh 100
responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda
berbantuan SPSS dan perhitungan jumlah perjalanan dengan Microsoft Excel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model tarikan perjalanan yang terbentuk
adalah Y = 0,684 + 0,290(X1) – 0,122(X2) + 0,531(X4) + 0,387(X6) dengan nilai
koefisien determinasi R² = 0,766, yang berarti bahwa 76,6% variasi tarikan
perjalanan dapat dijelaskan oleh variabel-variabel penelitian. Karakteristik
pengunjung menunjukkan mayoritas memiliki pendapatan rumah tangga
Rp3.000.000–Rp4.000.000, menggunakan angkutan umum, menempuh jarak 10
15 km, serta menilai kondisi pasar dan kelengkapan barang cukup memadai.
Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tarikan perjalanan adalah
pendapatan rumah tangga, moda transportasi, luas pasar, dan kelengkapan barang.
Pendapatan, luas pasar, dan kelengkapan barang berpengaruh positif signifikan,
sedangkan moda transportasi berpengaruh negatif signifikan terhadap keputusan
berkunjung.