Abstract:
Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) termasuk dalam keluarga Pleurotaceae
dan genus Pleurotus. Jamur ini memiliki permukaan yang halus dan sedikit
berminyak saat lembab, dengan tepi yang agak bergelombang. Tangkai jamur
tiram terletak di samping tudung dan berwarna putih, sementara daging buahnya
juga putih. Jamur ini memiliki tangkai bercabang dan tudung yang besar, dengan
diameter antara 3-15 cm. Jamur tiram tumbuh dengan baik pada kayu lunak di
ketinggian sekitar 600 meter dari permukaan laut. Metode yang di gunakan dalam
penelitian ini adalah rancangan acak lengkap dua faktorial dengan faktor pertama
yaitu Faktor I : Jenis perlakuan (P) dimana P0 = Tanpa perlakuan, P1 = Blanching
70º selama 5 menit, P2 = Pengukusan dengn suhu 850 selama 20 menit, P3 =
Natrium Karbonat (Na2CO3) selama 10 menit dan Faktor II : Lama pengeringan
suhu 70° C (L) L1 = 1,5 jam, L2 = 2 jam, L3 = 2,5 jam, L4 = 3 Jam. Setiap
perlakuan di ulang sebanyak 2x sehingga di peroleh 32 unit percobaan. Metode
analisis data yang di gunakan adalah ANOVA dengan parameter yang di uji
meliputi kadar air, protein, antioksidan, susut bobot, warna, organoleptik tekstur,
aroma dan rasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis perlakuan berpengaruh
sangat nyata terhadap keseluruhan parameter yang di uji, begitupun dengan lama
pengeringan semuanya memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap
parameter yang di uji. Berdasarkan penelitian ini di peroleh perlakuan terbaik
yaitu P2L4 yaitu dengan jenis perlakuan pengukusan dan waktu 3 jam.