| dc.description.abstract |
Pembelajaran ilmu Nahwu di pesantren masih menghadapi berbagai kendala,
terutama karena pendekatan yang cenderung konvensional, abstrak, dan kurang
sesuai dengan karakteristik santri generasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk
mengembangkan media pembelajaran Nahwu interaktif berbasis Metode
Narihasyam menggunakan teknologi Articulate Storyline 3 serta menguji kelayakan
dan efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar santri. Penelitian ini
menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model 4D
yang meliputi tahap define, Design, Develop, dan disseminate. Subjek penelitian
adalah santri di Pesantren Tahfizhul Qur’an Fajar Islam. Teknik pengumpulan data
meliputi observasi, wawancara, angket, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dinyatakan sangat layak
berdasarkan validasi ahli materi dan ahli media dengan skor rata-rata 4,48. Uji
efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan, ditandai
dengan nilai N-Gain sebesar 0,61 pada kategori sedang–tinggi serta respon positif
santri terhadap penggunaan media. Media ini juga terbukti meningkatkan motivasi
dan kemandirian belajar santri. Dengan demikian, media pembelajaran Nahwu
interaktif berbasis Metode Narihasyam menggunakan Articulate Storyline 3 layak
digunakan sebagai inovasi pembelajaran bahasa Arab di lingkungan pesantren. |
en_US |