Research Repository

POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN BINJAI BARAT DALAM PROGRAM BIMBINGAN PRANIKAH

Show simple item record

dc.contributor.author HASIBUAN, MUHAMMAD RAMADHANSYAH
dc.date.accessioned 2026-05-12T04:14:04Z
dc.date.available 2026-05-12T04:14:04Z
dc.date.issued 2026-02-11
dc.identifier.uri http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30864
dc.description.abstract Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi interpersonal dalam pelaksanaan bimbingan pranikah sebagai upaya mempersiapkan calon pengantin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Proses penyampaian materi dalam bimbingan pranikah tidak hanya bergantung pada isi materi, tetapi juga pada bagaimana penyuluh membangun komunikasi yang efektif dengan peserta. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan temuan gambaran penelitian bertajuk komunikasi interpersonal penyuluh dalam pelaksanaan bimbingan pranikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Binjai Barat serta bagaimana komunikasi tersebut mendukung kesiapan peserta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari penyuluh bimbingan pranikah dan peserta bimbingan pranikah. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi interpersonal Joseph A. Devito yang meliputi lima unsur efektivitas komunikasi interpersonal, yaitu keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang terjalin antara penyuluh dan peserta bimbingan pranikah di KUA Kecamatan Binjai Barat berlangsung secara efektif dan bersifat dialogis. Penyuluh memberikan ruang kepada peserta untuk bertanya dan menyampaikan pendapat, menunjukkan sikap empati terhadap kondisi emosional peserta, memberikan dukungan berupa motivasi dan penguatan mental, serta menciptakan suasana yang positif dan setara selama kegiatan berlangsung. Komunikasi yang hangat dan terbuka tersebut membuat peserta merasa nyaman, dihargai, dan lebih siap dalam menghadapi kehidupan pernikahan. Dengan demikian, komunikasi interpersonal berperan penting dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan bimbingan pranikah karena tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta secara pengetahuan, tetapi juga memperkuat kesiapan mental dan emosional calon pengantin. en_US
dc.publisher umsu en_US
dc.subject Komunikasi Interpersonal en_US
dc.subject Bimbingan Pranikah en_US
dc.title POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN BINJAI BARAT DALAM PROGRAM BIMBINGAN PRANIKAH en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account