Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar bahasa Arab
yang dialami siswa, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesulitan
tersebut, serta mengkaji kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaan
pembelajaran bahasa Arab di MTs Al-Washliyah Tanjung Pasir. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek
penelitian meliputi guru bahasa Arab, kepala sekolah, dan enam orang siswa.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data,
dan penarikan kesimpulan secara sistematis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami berbagai bentuk
kesulitan dalam pembelajaran bahasa Arab, terutama dalam penguasaan mufradat
(kosakata), pemahaman kaidah nahwu–sharaf, serta keterampilan pelafalan dan
berbicara. Kesulitan tersebut dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal
yang saling berkaitan. Faktor internal mencakup persepsi siswa terhadap bahasa
Arab yang dianggap sulit, rendahnya tingkat kepercayaan diri, serta kurangnya
intensitas latihan dan pengulangan materi. Sementara itu, faktor eksternal meliputi
perbedaan kemampuan dasar antar siswa, keterbatasan alokasi waktu pembelajaran,
serta kurangnya variasi metode dan pemanfaatan media pembelajaran. Selain itu,
guru juga menghadapi kendala dalam menentukan dan mengimplementasikan
metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa, terutama akibat
keterbatasan sarana pendukung dan waktu yang tersedia.
Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kesulitan belajar
bahasa Arab di MTs Al-Washliyah Tanjung Pasir merupakan fenomena yang
dipengaruhi oleh faktor multidimensional yang membutuhkan upaya kolaboratif
antara siswa, guru, dan pihak sekolah guna meningkatkan efektivitas dan kualitas
pembelajaran bahasa Arab.