Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan pemasaran digital yang
semakin pesat, khususnya pada industri kecantikan, yang mendorong perusahaan
memanfaatkan strategi content marketing dan live streaming untuk meningkatkan
minat pembelian ulang. Namun, fenomena yang terjadi menunjukkan bahwa
repurchase intention pada produk Skintific di Kota Medan masih belum konsisten.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum optimalnya efektivitas content
marketing dan live streaming dalam membangun kepercayaan serta loyalitas
konsumen yang berdampak pada keputusan pembelian ulang. Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh content marketing dan
live streaming terhadap repurchase intention pada produk Skintific di Kota
Medan, baik secara parsial maupun simultan.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan
asosiatif kausal. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling
dengan jumlah responden sebanyak 100 orang yang merupakan pengguna produk
Skintific di Kota Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner
dengan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji
reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, serta uji hipotesis
yang diolah menggunakan program statistik.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa content marketing memiliki
pengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention. Sementara itu, live
streaming tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap repurchase
intention. Namun secara bersama-sama, content marketing dan live streaming
memiliki pengaruh terhadap repurchase intention. Hal ini menunjukkan bahwa
strategi pemasaran digital masih berperan penting dalam membentuk niat
pembelian ulang konsumen, meskipun efektivitas setiap variabel berbeda.