| dc.description.abstract |
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan kepuasan kerja
karyawan di PTPN IV Kebun Sei Silau yang belum merata, yang diduga
dipengaruhi oleh motivasi kerja, gaya kepemimpinan, dan komunikasi
interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja
dan komunikasi interpersonal terhadap kepuasan kerja karyawan serta peran gaya
kepemimpinan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode
kuantitatif asosiatif kausal dengan populasi sebanyak 154 karyawan dan
seluruhnya dijadikan sebagai sampel melalui teknik sampling jenuh. Data
dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kepuasan kerja dengan koefisien sebesar 0,448 (Sig = 0,000 <
0,05). Komunikasi interpersonal berpengaruh negatif dan tidak signifikan
terhadap gaya kepemimpinan dengan koefisien sebesar -0,036 (Sig = 0,683 >
0,05). Komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kepuasan kerja dengan koefisien sebesar 0,493 (Sig = 0,000 < 0,05). Motivasi
kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap gaya kepemimpinan
dengan koefisien sebesar -0,060 (Sig = 0,479 > 0,05). Motivasi kerja berpengaruh
positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan koefisien sebesar 0,599
(Sig = 0,000 < 0,05). Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa komunikasi
interpersonal tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja melalui gaya
kepemimpinan dengan koefisien sebesar -0,016 (Sig = 0,687 > 0,05), dan motivasi
kerja juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja melalui gaya
kepemimpinan dengan koefisien sebesar -0,027 (Sig = 0,493 > 0,05). Kesimpulan
penelitian ini adalah bahwa kepuasan kerja karyawan lebih dipengaruhi secara
langsung oleh motivasi kerja dan komunikasi interpersonal dibandingkan melalui
gaya kepemimpinan sebagai variabel mediasi. |
en_US |