Abstract:
Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan gangguan metabolik
yang ditandai dengan hiperglikemia kronis akibat terjadinya resistensi insulin dan
disfungsi sel β pankreas. Proses hiperglikemia kronis akan memicu stres oksidatif
dan meningkatkan inflamasi yang memicu tingginya kadar interleukin-6 (IL-6)
sehingga berpengaruh pada kerusakan hati. Potensi ekstrak etanol kopi ceri sebagai
aktivitas antioksidan dan antiinflamasi dapat dijadikan pilihan terapi DMT2.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek ekstrak etanol kopi ceri
terhadap histopatologi hepar dan ekspresi IL-6 pada tikus model DMT2. Metode:
Penelitian ini menggunakan 28 ekor tikus Wistar jantan, dibagi menjadi 7 kelompok
dengan masing-masing kelompok berjumlah 4 ekor, dengan pemberian ekstrak
etanol kopi ceri dengan dosis 100mg/kgBB dan 200mg/kgBB/hari/oral. Hasil:
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol kopi ceri
menunjukkan adanya perbaikan pada struktur hepatosit, penurunan infiltrasi
inflamasi, serta penurunan akumulasi lemak di jaringan hepar yang dibandingkan
pada kelompok DMT2 tanpa perlakuan (p<0.05). Hal ini menyatakan bahwa terjadi
penurunan ekspresi IL-6 di hepar (p < 0,05). Kesimpulan: Ekstrak etanol kopi ceri
berpotensi sebagai terapi tambahan dalam memperlambat progresi komplikasi
DMT2 pada hepar. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi efektivitas,
mekanisme kerja, dan efek jangka Panjang pada manusia.