| dc.description.abstract |
Permasalahan penelitian ini berangkat dari fenomena penurunan kinerja karyawan
di Kantor Regional VI BKN Medan yang ditandai dengan rendahnya disiplin kerja,
keterlambatan penyelesaian tugas, serta kurangnya tanggung jawab dalam
melaksanakan pekerjaan. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor
lingkungan kerja fisik yang belum optimal serta gaya kepemimpinan yang kurang
efektif dalam memberikan motivasi dan arahan kepada bawahan. Tujuan penelitian
ini adalah untuk menganalisis dan menguji: (1) pengaruh lingkungan kerja fisik
terhadap kinerja karyawan, (2) pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja
karyawan, serta (3) pengaruh lingkungan kerja fisik dan gaya kepemimpinan secara
simultan terhadap kinerja karyawan di Kantor Regional VI BKN Medan. Metode
penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif asosiatif dengan pendekatan
deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai di Kantor Regional VI
BKN Medan sebanyak 104 orang, dengan jumlah sampel 50 responden yang
ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik probability sampling. Data
dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan studi dokumentasi.
Analisis data dilakukan dengan analisis regresi linier berganda, serta uji validitas,
reliabilitas, uji t, dan uji F menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa: (1) lingkungan kerja fisik berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja karyawan, (2) gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kinerja karyawan, dan (3) secara simultan, lingkungan kerja
fisik dan gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja
karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik lingkungan kerja fisik
dan gaya kepemimpinan yang diterapkan, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja
pegawai di Kantor Regional VI BKN Medan. |
en_US |