| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui Peran Pendidikan Pancasila dalam
Pembentukan Literasi Politik Gen-Z di Sekolah SMA Asuhan Daya Medan Tahun
Pelajaran 2025/2026. (2) Untuk Mengetahui Bagaimana Guru Menjalankan Proses
Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah SMA Asuhan Daya Medan Tahun
Pelajaran 2025/2026. (3) Untuk mengetahui Bagaimana Siswa Memahami Isu-Isu
Politik Terkait Hak dan Kewajiban. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan
pendekatan Kualitatif Deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala
Sekolah, Guru Pendidikan Pancasila berjumlah 1 orang dan penelitian ini
melibatkan 3 siswa-siswi SMA Asuhan Daya Medan yang dipilih dari Ketua Osis,
Danton Paskibra dan Pimpinan Regu Pramuka. Pemilihan responden dilakukan
secara proporsional untuk mewakili seluruh kelas agar data yang diperoleh lebih
beragam dan tidak bias. Jumlah 3 siswa dipilih karena dianggap cukup untuk
memperoleh data yang mendalam sesuai tujuan penelitian serta efisien dalam waktu
dan pelaksanaannya.Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi,
wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi
data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian
menunjukkan (1) Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila memiliki peran dalam
Pembentukan Literasi Politik Gen-Z. Peran tersebut tidak terbatas pada
penyampaian materi ajar semata, tetapi mencakup aspek yang lebih luas, yaitu
membentuk Literasi Politik tentang cara pandang hidup siswa yang selaras dengan
nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hasil ini menunjukkan bahwa
pendidikan Pancasila memiliki peran dalam Pembentukan literasi politik siswa. (2)
Dalam Proses Pembelajaran dikelas Guru sebagai Pengajar, Pembimbing dan
sebagai Ilmuan. Namun lebih dari sekadar penyampaian materi, guru Pendidikan
Pancasila juga turut andil dalam membentuk literasi politik siswa. Guru
Menggunakan Metode Pemebelajaran di Kelas yaitu Diskusi terbuka dan Diskusi
Kelompok. Metode ini mendorong kolaborasi dan partisipasi aktif siswa dalam
proses pembelajaran sehingga membentuk literasi politik pada siswa. (3) Penelitian
menunjukkan melalui Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Mata Pelajaran ini
memiliki Peran yang sangat penting salah satunya membentuk Literasi Politik.
Hanya saja Guru harus lebih sering untuk melakukan diskusi agar siswa mempunyai
daya pikir yang lebih kritis dalam memahami isu-isu politik seperti hak dan
kewajiban warga negara. |
en_US |