Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara empiris pengaruh lingkungan
religius kampus terhadap tingkat keberagamaan mahasiswa Fakultas Agama Islam
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Studi ini dilatarbelakangi oleh
fenomena belum optimalnya implementasi nilai-nilai religius dalam praktik ibadah
mahasiswa meskipun kampus memiliki karakteristik sebagai institusi pendidikan
Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif
untuk menguji hubungan antara variabel lingkungan religius kampus dan
keberagamaan mahasiswa. Populasi penelitian adalah mahasiswa Fakultas Agama
Islam, dengan penentuan sampel melalui teknik yang relevan. Pengumpulan data
dilakukan melalui penyebaran angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian
dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji prasyarat, serta regresi linear
sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan religius kampus memiliki
pengaruh positif dan signifikan terhadap keberagamaan mahasiswa, khususnya
pada dimensi praktik ibadah seperti pelaksanaan salat wajib, salat sunnah, serta
zikir dan doa. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan atmosfer religius
kampus melalui penyediaan fasilitas ibadah yang memadai, program keagamaan
yang konsisten, serta keteladanan civitas akademika berkontribusi nyata dalam
membentuk perilaku keberagamaan mahasiswa. Namun demikian, hasil ini juga
mengisyaratkan perlunya optimalisasi strategi pembinaan yang lebih integratif agar
internalisasi nilai religius tidak berhenti pada aspek ritual, tetapi juga menyentuh
dimensi kesadaran dan komitmen personal mahasiswa secara lebih mendalam.