Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi sosial minum kopi sebagai
budaya masyarakat di Kota Takengon, Aceh Tengah. Teori yang digunakan dalam
penelitian ini adalah teori konstruksi sosial atas realita yang menggambarkan proses
sosial melalui tindakan dan interaksinya, dimana individu menciptakan secara terus –
menerus suatu realitas yang dimiliki dan dialami bersama secara subyektif, serta teori
interaksi simbolik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian
kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara
terhadap 8 (delapan) orang informan, obeservasi lapangan serta dokumentasi.
Sedangkan teknik keabsahan data dilakukan dengan meggunakan metode triangulasi
data. Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian konstruksi sosial minum kopi
sebagai budaya masyarakat Kota Takengon, Aceh Tengah, adalah minum kopi bukan
sekedar budaya, kebiasaan yang hadir dengan minum kopi kemudian mengahasilkan
budaya. Masyarakat berperilaku minum kopi dengan berbagai macam alasan dan
makna tertentu yang ingin disampaikan, selain itu ada motif untuk antara lain
penghilang rasa jenuh atau penat, keinginan kumpul bersama dan berdiskusi atau tukar
pendapat, menikmati aroma dan rasa minum kopi yang khas dan unik. Makna perilaku
mengonsumsi kopi yang dilakukan peminum kopi antara lain minum kopi dapat
menjadi teman yang setia menemani, kemudian dapat mood juga dapat berubah, selain
itu kopi juga mampu menjadi teman yang dapat menemani dengan setia.