Abstract:
Permasalahan di PT. Mabar Feed Indonesia berupa ketidakpuasan terhadap
kompensasi dan lingkungan kerja yang belum optimal, sehingga memicu
turnover intention karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja dan
turnover intention, serta peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi
Penelitian menggunakan metode kuantitatif asosiatif kausal dengan populasi
280 karyawan dan sampel 165 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner
dan dianalisis menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan
koefisien 0,297 (Sig = 0,000 < 0,05). Lingkungan kerja juga berpengaruh
signifikan terhadap kepuasan kerja dengan koefisien 0,384 (Sig = 0,000 <
0,05). Kompensasi berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dengan
koefisien –0,522 (Sig = 0,000 < 0,05), sedangkan lingkungan kerja berpengaruh
signifikan terhadap turnover intention dengan koefisien –0,146 (Sig = 0,045 <
0,05). Kepuasan kerja berpengaruh terhadap turnover intention dengan
koefisien 0,090, namun pengaruh tersebut tidak signifikan (Sig = 0,161 > 0,05).
Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja tidak memediasi
pengaruh kompensasi terhadap turnover intention (Sig = 0,175 > 0,05) dan
tidak memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap turnover intention (Sig =
0,187 > 0,05). Simpulan penelitian ini adalah bahwa Kompensasi berpengaruh
signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Mabar Feed Indonesia.
Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan
pada PT. Mabar Feed Indonesia. Kompensasi berpengaruh signifikan terhadap
turnover intention karyawan pada PT. Mabar Feed Indonesia. Lingkungan kerja
berpengaruh signifikan terhadap turnover intention karyawan pada PT. Mabar
Feed Indonesia. Kepuasan kerja berpengaruh tidak signifikan terhadap turnover
intention karyawan pada PT. Mabar Feed Indonesia. Kompensasi berpengaruh
terhadap turnover intention yang dimediasi oleh kepuasan kerja, namun
pengaruh mediasi tersebut tidak signifikan secara statistik. Lingkungan kerja
berpengaruh terhadap turnover intention yang dimediasi oleh kepuasan kerja,
namun pengaruh mediasi tersebut tidak signifikan secara statistik.