| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika pelaksanaan
Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di
SMA Kartika 1-2 Medan yang meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, dan
evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-
terstruktur dengan guru PAI dan kepala sekolah, serta dokumentasi perangkat
pembelajaran, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pada aspek perencanaan guru telah menyusun ATP dan
modul ajar sesuai struktur Kurikulum Merdeka, namun masih cenderung bersifat
administratif dan belum sepenuhnya mempertimbangkan kebutuhan serta
karakteristik peserta didik. Pada aspek pelaksanaan, model Problem Based
Learning (PBL) telah direncanakan tetapi belum diterapkan secara optimal
sehingga pembelajaran masih didominasi metode ceramah dan diskusi
sederhana. Pada aspek evaluasi, asesmen formatif dan sumatif telah dilakukan,
namun asesmen diagnostik dan pemberian umpan balik berkelanjutan belum
berjalan secara sistematis. Kesimpulannya, pelaksanaan Kurikulum Merdeka
pada mata pelajaran PAI telah berjalan, tetapi masih memerlukan penguatan agar
sesuai dengan prinsip pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan
pengembangan kompetensi secara holistik. |
en_US |