| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan bimbingan kelompok berbasis
video animasi YouTube guna meningkatkan minat belajar anak kelas 4 SD di Sanggar Bimbingan
Kepong Malaysia. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya minat belajar siswa akibat
metode pengajaran yang kurang bervariasi dan monoton, yang menyebabkan distraksi dan rasa
bosan. pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan design eksperimen
OneGroup Pre-Test dan Post-Test, yang melibatkan 6 siswa sebagai sampel. Instrumen
pengumpulan data berupa angket minat belajar (skala Likert, skor maksimal 40 poin) disebarkan
sebelum (Pre-Test) dan sesudah (Post-Test) dengan durasi waktu bimbingan 35-45 menit,
menggunakan video animasi YouTube yang sesuai dengan mata pelajaran pada saat pelaksanaan
bimbingan yaitu Bahasa Inggris (perkenalan diri). Analisis data dilakukan dengan uji normalitas
Shapiro-Wilk dan uji Paired t Test menggunakan SPSS. Hasil Pre-Test menunjukkan rata-rata skor
26 (kategori baik), sementara hasil Post-Test meningkat menjadi 30,33 (peningkatan 4,33 poin),
dengan p-value 0,027 (<0,05) menunjukkan bahwa adanya peningkatan signifikan minat belajar.
Hasil ini menyatakan bahwa implementasi ini efektif untuk lingkungan dasar dan penelitian ini
merekomendasikan pengembangan model pembelajaran serupa untuk meningkatkan efektivitas
dari bimbingan di lingkungan pendidikan dasar. |
en_US |