Abstract:
Perkembangan sektor teknologi di era digital menjadikan perusahaan
teknologi sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Namun,
peningkatan kinerja keuangan perusahaan tidak hanya dipengaruhi oleh aset
berwujud, tetapi juga oleh aset tidak berwujud seperti intellectual capital.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh human
capital, innovation capital, customer capital, dan process capital terhadap
financial performance pada perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024 dengan menggunakan variabel
kontrol berupa Earning Per Share (EPS), Debt to Asset Ratio (DAR), dan Firm
Size. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 47 perusahaan teknologi yang
terdaftar di BEI, dengan sampel sebanyak 20 perusahaan yang dipilih
menggunakan teknik non-probability sampling sehingga diperoleh 100
observasi selama lima tahun. Data yang digunakan merupakan data sekunder
yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan.
Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan
perangkat lunak Microsoft Excel dan EViews. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa human capital berpengaruh signifikan terhadap financial performance
dan menjadi lebih kuat setelah ditambahkan variabel kontrol. Innovation
capital tidak berpengaruh signifikan terhadap financial performance baik
sebelum maupun setelah menggunakan variabel kontrol. Customer capital
berpengaruh signifikan terhadap financial performance. Dan process capital
menunjukkan pengaruh signifikan terhadap financial performance.