Abstract:
Mutu citra pada pemeriksaan CT-Scan sangat dipengaruhi oleh pengaturan
parameter teknis, khususnya tegangan tabung (kVp), yang menentukan energi
foton dan karakteristik interaksi sinar-X dengan objek. Pengaruh variasi kVp
terhadap Noise dalam konteks variasi tegangan tabung (kVp), efeknya terhadap
Noise adalah lebih kompleks dibandingkan pengaruh arus dikalikan waktu (mAs).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi tegangan tabung (80,
100, 120, dan 140 kVp) terhadap beberapa parameter mutu citra, yaitu noise,
resolusi kontras, resolusi spasial, uniformity, CT Number accuracy, dan akurasi
ketebalan irisan, menggunakan CT ACR Phantom. Pengambilan data dilakukan
melalui serangkaian pemindaian standar sesuai protokol ACR, kemudian seluruh
parameter dievaluasi secara deskriptif dan dibandingkan dengan batas toleransi
mutu yang ditetapkan ACR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan
kVp menghasilkan penurunan noise secara signifikan, dengan nilai terendah pada
140 kVp. Resolusi kontras meningkat pada kVp menengah hingga tinggi, dan
performa terbaik dicapai pada 120 kVp. Resolusi spasial stabil pada seluruh
variasi kVp dan memenuhi standar ACR. Parameter uniformity, CT Number
accuracy, dan slice thickness menunjukkan konsistensi hasil yang baik pada
seluruh nilai kVp, meskipun akurasi HU terbaik dicapai pada 120 kVp, sementara
deviasi slice thickness terkecil berada pada 140 kVp. Ketiga parameter tersebut
berada dalam batas toleransi ACR, menandakan kinerja sistem CT yang optimal.
Secara keseluruhan, seluruh variasi kVp yang diuji memenuhi standar mutu citra
ACR, namun 120 kVp memberikan performa paling seimbang dan stabil pada
hampir seluruh parameter evaluasi. Dengan demikian, nilai kVp tersebut dapat
direkomendasikan sebagai tegangan optimum untuk pemeriksaan yang
membutuhkan akurasi HU, noise rendah, dan deteksi kontras rendah yang baik.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam optimasi parameter
pemindaian serta peningkatan prosedur QA/QC pada sistem CT-Scan.