Abstract:
Perkembangan sektor teknologi yang semakin pesat menuntut perusahaan
untuk mampu mengelola aset tidak berwujud secara optimal guna meningkatkan
firm value. Salah satu aset tidak berwujud yang dinilai penting adalah intellectual
capital yang terdiri dari human capital, innovation capital, customer capital, dan
process capital. Pengelolaan intellectual capital yang baik diharapkan mampu
meningkatkan kinerja perusahaan sehingga berdampak pada peningkatan firm
value. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intellectual capital
terhadap firm value pada perusahaan sektor teknologi di Bursa Efek Indonesia.
Selain itu, penelitian ini juga menggunakan variabel kontrol seperti earning per
share (EPS), leverage (DAR), dan firm size. Penelitian ini menggunakan jenis
penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini
adalah seluruh perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 perusahaan sektor teknologi
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengumpulan data yang digunakan
merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan
tahunan (annual report) perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah
regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews untuk menguji
hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
secara langsung human capital, innovation capital, customer capital, dan process
capital tidak berpengaruh signifikan terhadap firm value pada perusahaan sektor
teknologi di Bursa Efek Indonesia. Selain itu, variabel kontrol yang terdiri dari
earning per share (EPS), leverage (DAR), dan firm size juga tidak menunjukkan
pengaruh yang signifikan terhadap firm value pada perusahaan sektor teknologi di
Bursa Efek Indonesia.