Abstract:
Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada adanya perbedaan harga dan jarak
penjual pada platform Shopee yang menimbulkan pertimbangan tersendiri bagi
mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
dalam menentukan preferensi belanja online. Mahasiswa dihadapkan pada pilihan
antara harga yang lebih murah dengan waktu pengiriman yang lebih lama atau harga
yang lebih tinggi dengan jarak pengiriman yang lebih dekat. Oleh karena itu,
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh harga dan
jarak terhadap preferensi belanja online mahasiswa, baik secara parsial maupun
simultan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui
penyebaran angket kepada mahasiswa aktif Manajemen Bisnis Syariah.Populasi
Mahasiswa aktif sebanyak 262orang. Sampel penelitian ditentukan menggunakan
rumus Slovin sehingga diperoleh 72 responden. Data yang terkumpul dianalisis
menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi
linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial harga berpengaruh positif dan
signifikan terhadap preferensi belanja online, dengan nilai thitung 3.027 > ttabel
1.994 dan tingkat signifikansi lebih kecil dari 0,05. Variabel jarak juga berpengaruh
positif dan signifikan terhadap preferensi belanja online, yang dibuktikan dengan
nilai thitung sebesar 8,429 > ttabel 1,994 dan signifikansi 0,000 < 0,05.Berdasarkan
analisis uji f didapatkan nilai f hitung 123.779 > f tabel 3.980 dan sig 0,000 <
0,05,maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel X1
dan X2 secara bersama sama terhadap Y sehingga H1 dan H2 dapat diterima.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa harga dan jarak merupakan
faktor penting yang memengaruhi preferensi belanja online mahasiswa Manajemen
Bisnis Syariah. Mahasiswa cenderung mempertimbangkan keterjangkauan harga
serta efisiensi jarak dan waktu pengiriman sebelum mengambil keputusan
pembelian, sehingga kedua variabel tersebut memiliki peran strategis dalam
membentuk perilaku belanja online.