Research Repository

HUBUNGAN KEBERSIHAN MULUT DENGAN GIGI BERLUBANG PADA PASIEN POLI GIGI DI UPTD PUSKESMAS DESA SEI REJO KECAMATAN SEI RAMPAH KABUPATEN SEDANG BEDAGAI

Show simple item record

dc.contributor.author AUDRINI, ESA LUTFIA
dc.date.accessioned 2026-03-12T03:42:09Z
dc.date.available 2026-03-12T03:42:09Z
dc.date.issued 2026-01-30
dc.identifier.uri http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30278
dc.description.abstract Pendahuluan: karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Kebersihan mulut yang kurang optimal berperan dalam meningkatkan akumulasi plak dan kolonisasi bakteri kariogenik, yang memicu proses demineralisasi enamel. Identifikasi mikroorganisme penyebab serta pola sensitivitas antibiotik penting untuk mendukung terapi yang rasional. Metode: penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional dilakukan pada 49 pasien poli gigi di UPTD Puskesmas Desa Sei Rejo, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai. Status kebersihan mulut diukur menggunakan kuesioner terstruktur, sedangkan jumlah karies ditentukan melalui pemeriksaan klinis. Identifikasi bakteri dilakukan melalui pewarnaan Gram dari apusan lesi karies. Uji sensitivitas antibiotik menggunakan metode difusi cakram (Kirby–Bauer) terhadap clindamycin, cefixime, dan sulphamethoxazole. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dan besar risiko dinyatakan dalam Odds Ratio (OR) dengan interval kepercayaan 95%. Hasil: terdapat hubungan bermakna antara kebersihan mulut dan kejadian karies gigi (p=0,001). Responden dengan kebersihan mulut buruk memiliki risiko lebih tinggi mengalami karies ≥2 gigi dibandingkan responden dengan kebersihan tidak-buruk (OR=78,95; IK95% 4,14–1505,32). Mikroorganisme yang teridentifikasi meliputi Streptococcus mutans, Lactobacillus acidophilus, dan Staphylococcus aureus, serta temuan Candida sp. Sensitivitas antibiotik menunjukkan isolat lebih responsif terhadap sulphamethoxazole dan cefixime dibandingkan clindamycin. Kesimpulan: Kebersihan mulut berhubungan signifikan dengan kejadian karies gigi. Variasi pola sensitivitas antibiotik pada bakteri kariogenik menunjukkan pentingnya pendekatan pencegahan berbasis higiene serta pertimbangan uji sensitivitas dalam pemilihan terapi antimikroba. en_US
dc.subject kebersihan mulut en_US
dc.subject karies gigi en_US
dc.subject bakteri kariogenik en_US
dc.subject sensitivitas antibiotik en_US
dc.subject cross-sectional en_US
dc.title HUBUNGAN KEBERSIHAN MULUT DENGAN GIGI BERLUBANG PADA PASIEN POLI GIGI DI UPTD PUSKESMAS DESA SEI REJO KECAMATAN SEI RAMPAH KABUPATEN SEDANG BEDAGAI en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account