Research Repository

STUDI KUALITATIF STRATEGI KOPING TERHADAP STRES AKADEMIK MAHASISWA TINGKAT AWAL DAN TINGKAT AKHIR DI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show simple item record

dc.contributor.author OCTAVIA, META
dc.date.accessioned 2026-03-04T06:40:00Z
dc.date.available 2026-03-04T06:40:00Z
dc.date.issued 2026-01-09
dc.identifier.uri http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30189
dc.description.abstract Pendahuluan: Mahasiswa kedokteran memiliki risiko tinggi mengalami stres akademik akibat beban belajar yang besar, tuntutan kompetitif, serta tekanan untuk menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Perbedaan fase studi serta variasi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) turut membentuk pengalaman stres, respons terhadap stres dan strategi koping yang digunakan. Pemahaman mendalam mengenai pengalaman subjektif mahasiswa diperlukan untuk mengembangkan dukungan akademik dan mental yang tepat sasaran. Tujuan: Untuk mengeksplorasi faktor penyebab stres akademik serta strategi koping yang digunakan mahasiswa tingkat awal dan tingkat akhir Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi dan analisis Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur pada mahasiswa tingkat awal (semester 3) dan tingkat akhir (semester 7), kemudian dianalisis untuk memahami makna pengalaman stres dan mekanisme koping yang digunakan. Hasil: Terdapat tiga tema utama, sumber stres akademik, respons stres, dan strategi koping. Mahasiswa tingkat awal mengalami stres yang berkaitan dengan adaptasi terhadap lingkungan perkuliahan baru, ketidakmampuan mengatur waktu, peningkatan beban akademik. Mahasiswa tingkat akhir menghadapi stres yang berasal dari penyusunan skripsi, persiapan ujian akhir, dan ekspektasi keluarga. Strategi koping yang digunakan meliputi problem-focused coping (pengaturan jadwal, manajemen tugas, mencari solusi langsung), emotion-focused coping (istirahat, relaksasi, ibadah), serta support-seeking (dukungan teman dan keluarga). Kesimpulan: Mahasiswa tingkat awal mengalami stres karena adaptasi, manajemen waktu, dan tuntutan materi, sedangkan mahasiswa tingkat akhir lebih tertekan oleh persiapan ujian dan penyelesaian skripsi. Reaksi stres mencakup keluhan fisik, emosional, dan perubahan perilaku pada seluruh responden. Mahasiswa tingkat awal lebih dominan menggunakan emotion-focused coping, sementara tingkat akhir terutama dengan IPK lebih tinggi dominan memakai problem-focused coping, disertai strategi makna dan pencarian dukungan sesuai kebutuhan. en_US
dc.subject Stres akademik en_US
dc.subject strategi koping en_US
dc.subject mahasiswa kedokteran en_US
dc.subject fenomenologi en_US
dc.subject Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) en_US
dc.title STUDI KUALITATIF STRATEGI KOPING TERHADAP STRES AKADEMIK MAHASISWA TINGKAT AWAL DAN TINGKAT AKHIR DI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account