Abstract:
Pendahuluan : Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih
tinggi di Indonesia dan berdampak pada tumbuh kembang anak serta kualitas
sumber daya manusia di masa depan. Salah satu upaya pencegahan dapat
dilakukan melalui edukasi gizi kepada ibu balita, terutama dengan memanfaatkan
kegiatan posyandu sebagai sarana pelayanan kesehatan primer di tingkat desa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi gizi balita melalui
kegiatan posyandu terhadap peningkatan kesadaran ibu dalam pencegahan risiko
stunting di Desa Jati Mulia, Kabupaten Batu Bara. Metode penelitian
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group
pretest-posttest. Subjek penelitian adalah ibu yang memiliki balita dan aktif
mengikuti kegiatan posyandu, yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen
penelitian berupa kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan kesadaran
ibu terkait gizi balita dan pencegahan stunting. Hasil penelitian menunjukkan
adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan kesadaran ibu setelah
diberikan edukasi gizi, yang ditunjukkan dengan perbedaan skor rata-rata pretest
dan posttest (p < 0,05). Edukasi gizi melalui posyandu terbukti efektif sebagai
strategi promotif-preventif dalam meningkatkan kesadaran ibu mengenai
pentingnya pencegahan stunting. Kesimpulannya, kegiatan posyandu dapat
dimaksimalkan sebagai media edukasi gizi yang berkelanjutan untuk menurunkan
risiko stunting pada balita di masyarakat pedesaan.