Research Repository

HUBUNGAN PEMAKAIAN AIR CONDITIONER (AC) TERHADAP TINGKAT KELEMBAPAN KULIT PADA PEGAWAI KANTOR PT.TIRTA MEDICAL INDONESIA

Show simple item record

dc.contributor.author ANDRIWA, AFIFAH INDAH
dc.date.accessioned 2026-03-03T04:26:52Z
dc.date.available 2026-03-03T04:26:52Z
dc.date.issued 2026-02-05
dc.identifier.uri http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30151
dc.description.abstract Pendahuluan : Kelembapan kulit dipengaruhi oleh kandungan air di dalam stratum korneum berperan dalam berbagai proses hidrolisis enzimatik yang diperlukan untuk deskuamasi normal. Ketika kadar air menurun, proses enzimatik terganggu dan menyebabkan adhesi serta akumulasi korneosit pada permukaan kulit. Selanjutnya kulit akan menjadi kering, kasar, dan menimbulkan keluhan gatal, dan kerentanan kulit terhadap infeksi. Prevalensi kulit kering di seluruh dunia adalah sekitar 29% hingga 85%. Hal Ini berarti lebih dari setengah populasi global mengalami kulit kering dan prevalensi kulit kering pada orang dewasa sekitar 30% dimana kasus kulit kering ini akan meningkat dengan bertambahnya usia. Hal ini menunjukkan adanya keterbatasan dalam pemahaman dan data yang ada mengenai isu ini. Tujuan: untuk menilai apakah terdapat pengaruh pemakaian Air Conditioner (AC) terhadap tingkat kelembapan kulit terutama pada pegawai kantor PT. Tirta Medical Indonesia. Metode: Penelitian ini juga melibatkan populasi yang merupakan pegawai kantor PT. Tirta Medical Indonesia sebanyak 40 orang. Jenis penelitian ini menggunakan metode total sampling dari pegawai kantor PT. Tirta Medical Indonesia yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel diambil dengan alat uji Digital Skin Analyzer kepada pegawai. Pada data yang terkumpul akan digunakan analisa dengan program Statistical Product And Service Solution (IBM SPSS). Menganalisis data yang telah terkumpul menggunakan analisis univariat untuk menilai frekuensi masing- masing variabel dan juga dilakukan analisis bivariat untuk mengamati adanya hubungan antara masing-masing variabel. Hasil: Berdasarkan hasil tes yang dilakukan, dari total 40 orang yang menjadi subjek penelitian, subjek dengan kulit yg terhidrasi baik berjumlah 35 orang (87,5%) Setelah terpapar AC dengan jangka waktu 6-8 jam, responden yang mengalami dehidrasi berjumlah 24 orang (60%) dan subjek yang masih terhidrasi sejumlah 15 orang (37,5%). Kesimpulan: Penggunaan AC berpengaruh secara signifikan terhadap kelembapan kulit pegawai kantor PT. Tirta Medical Indonesia, perubahan kelembapan kulit sangat dominan dipengaruhi oleh faktor paparan AC selama berada di kantor. en_US
dc.subject Kelembapan kulit en_US
dc.subject Air Conditioner (AC) en_US
dc.subject Pegawai Kantor en_US
dc.title HUBUNGAN PEMAKAIAN AIR CONDITIONER (AC) TERHADAP TINGKAT KELEMBAPAN KULIT PADA PEGAWAI KANTOR PT.TIRTA MEDICAL INDONESIA en_US
dc.title.alternative AFIFAH INDAH ANDRIWA en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account