Abstract:
Pendahuluan : Kelembapan kulit dipengaruhi oleh kandungan air di dalam
stratum korneum berperan dalam berbagai proses hidrolisis enzimatik yang
diperlukan untuk deskuamasi normal. Ketika kadar air menurun, proses enzimatik
terganggu dan menyebabkan adhesi serta akumulasi korneosit pada permukaan
kulit. Selanjutnya kulit akan menjadi kering, kasar, dan menimbulkan keluhan
gatal, dan kerentanan kulit terhadap infeksi. Prevalensi kulit kering di seluruh
dunia adalah sekitar 29% hingga 85%. Hal Ini berarti lebih dari setengah populasi
global mengalami kulit kering dan prevalensi kulit kering pada orang dewasa
sekitar 30% dimana kasus kulit kering ini akan meningkat dengan bertambahnya
usia. Hal ini menunjukkan adanya keterbatasan dalam pemahaman dan data yang
ada mengenai isu ini. Tujuan: untuk menilai apakah terdapat pengaruh pemakaian
Air Conditioner (AC) terhadap tingkat kelembapan kulit terutama pada pegawai
kantor PT. Tirta Medical Indonesia. Metode: Penelitian ini juga melibatkan
populasi yang merupakan pegawai kantor PT. Tirta Medical Indonesia sebanyak
40 orang. Jenis penelitian ini menggunakan metode total sampling dari pegawai
kantor PT. Tirta Medical Indonesia yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.
Sampel diambil dengan alat uji Digital Skin Analyzer kepada pegawai. Pada data
yang terkumpul akan digunakan analisa dengan program Statistical Product And
Service Solution (IBM SPSS). Menganalisis data yang telah terkumpul
menggunakan analisis univariat untuk menilai frekuensi masing- masing variabel
dan juga dilakukan analisis bivariat untuk mengamati adanya hubungan antara
masing-masing variabel. Hasil: Berdasarkan hasil tes yang dilakukan, dari total 40
orang yang menjadi subjek penelitian, subjek dengan kulit yg terhidrasi baik
berjumlah 35 orang (87,5%) Setelah terpapar AC dengan jangka waktu 6-8 jam,
responden yang mengalami dehidrasi berjumlah 24 orang (60%) dan subjek yang
masih terhidrasi sejumlah 15 orang (37,5%). Kesimpulan: Penggunaan AC
berpengaruh secara signifikan terhadap kelembapan kulit pegawai kantor PT. Tirta
Medical Indonesia, perubahan kelembapan kulit sangat dominan dipengaruhi oleh
faktor paparan AC selama berada di kantor.