Research Repository

PERBANDINGAN NYERI AKUT PASKA OPERASI ANTARA PASIEN YANG MENJALANI OPERASI SECTIO CAESARIA DENGAN METODE ERACS (EARLY RECOVERY AFTER CAESAREAN SECTION) DENGAN METODE KONVENSIONAL DI RUMAH SAKIT BUNDA THAMRIN DI KOTA MEDAN

Show simple item record

dc.contributor.author Suhaemy, Muhammad Fauzan
dc.date.accessioned 2026-03-03T04:23:28Z
dc.date.available 2026-03-03T04:23:28Z
dc.date.issued 2026-02-05
dc.identifier.uri http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30150
dc.description.abstract Latar Belakang : Angka persalinan dengan sectio caesarea (SC) terus mengalami peningkatan baik secara global maupun nasional, dan nyeri akut pascaoperasi merupakan keluhan utama yang dapat menghambat mobilisasi dini, menyusui, serta memperlambat proses pemulihan ibu. Enhanced Recovery After Caesarean Section (ERACS) merupakan pendekatan perioperatif berbasis bukti yang bertujuan mempercepat pemulihan melalui manajemen multimodal, termasuk pengendalian nyeri, namun data mengenai perbandingan nyeri akut pasca SC antara metode ERACS dan metode konvensional di Kota Medan masih terbatas. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nyeri akut pasca operasi sectio caesarea antara pasien yang menjalani metode ERACS dan metode konvensional di Rumah Sakit Bunda Thamrin Kota Medan. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain retrospektif menggunakan data rekam medis pasien yang menjalani operasi sectio caesarea dengan metode ERACS dan metode konvensional pada periode September 2024– 2025, dengan variabel yang meliputi karakteristik responden, skala nyeri berdasarkan Numeric Rating Scale (NRS), waktu pertama kali merasakan nyeri, serta penggunaan rescue analgesia, yang dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan nyeri akut pasca operasi sectio caesarea antara kelompok ERACS dan kelompok konvensional, di mana kelompok ERACS cenderung memiliki intensitas nyeri yang lebih rendah, waktu muncul nyeri yang lebih lambat, serta kebutuhan rescue analgesia yang lebih sedikit dibandingkan kelompok konvensional. Kesimpulan : Terdapat perbedaan nyeri akut pasca operasi sectio caesarea antara metode ERACS dan metode konvensional, sehingga metode ERACS dapat dipertimbangkan sebagai salah satu pendekatan dalam manajemen pasca operasi sectio caesarea untuk mendukung pemulihan ibu. en_US
dc.subject Sectio caesarea en_US
dc.subject nyeri akut en_US
dc.subject ERACS en_US
dc.subject metode konvensional en_US
dc.subject Numeric Rating Scale en_US
dc.title PERBANDINGAN NYERI AKUT PASKA OPERASI ANTARA PASIEN YANG MENJALANI OPERASI SECTIO CAESARIA DENGAN METODE ERACS (EARLY RECOVERY AFTER CAESAREAN SECTION) DENGAN METODE KONVENSIONAL DI RUMAH SAKIT BUNDA THAMRIN DI KOTA MEDAN en_US
dc.title.alternative Muhammad Fauzan Suhaemy en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account